Dosen Institut Teknologi Telkom Purwokerto pada akhir pekan kemarin (28/7) memberikan pelatihan mengenai kearsipan. Pelatihan tersebut diselenggarakan di Perpustakaan ITTP gedung DC (Digital Convergent) lantai 2. Peserta dalam pelatihan berasal dari guru – guru dan karyawan Al Irsyad Al Islamiyah Purwokerto.

Dalam pelatihan tersebut dikenalkan beberapa teknik dan teori yang sering ditemukan dalam dunia kearsipan. Jika diperhatikan metode dari pengarsipan yang banyak orang lakukan masih menggunakan cara lama, dimana mereka diharuskan mencatat secara detail dari data yang mau dimasukkan sebagai arsip organisai/lembaga. Inilah yang masih digunakaan oleh guru – guru dan karyawan dari yayasan Al Isrsyad Purwokerto, mereka masih menggunakan sistem arsip dengan kemampuan yang umum dilakukan sejak lama.

Kearsipan Harus Dikembangkan

Dosen yang menjadi Instruktur dalam pelatihan Elisa Usada, S.Si., M.T., menjelaskan bahwa pelatihan kerasipan ini sangatlah perlu, meski kebanyakan orang masih tidak menganggap penting proses kearsipan tersebut. “Saya rasa sistem arsip yang masih menggunakan konsep lama, sangatlah memakan waktu yang sangat banyak. Kehadiran beberapa aplikasi penunjang, adalah salah satu dari hasil berkembangnya teknologi yang semakin modern, tidak memakan waktu yang sangat banyak tetapi akurat dalam segi penggunaannya,” jelasnya

Pelatihan kearsipan digital

“Untuk aplikasi yang dapat digunakan dalam mengolah arsip, saya mengambil aplikasi Arteri sebagai contoh sistem untuk melakukan penataan arsip secara digital dan tidak memakan waktu yang banyak, cukup satu kali kerja saja. Aplikasi arteri ini merupakan kreasi anak bangsa. Aplikasi yang dikhususkan untuk mengarsipkan data secara akurat, karena pengguna dapat mengatur skema klasifikasi dalam aplikasi ini serta mampu melakukan penelusuran melalui kolom pencarian dengan memasukan kata kunci atau melakukan pancarian yang lebih rinci melalui ruas – ruas arsip dalam penelelusuran lanjutan,” tambahnya.

Para peserta pelatihan sangat senang dengan pelatihan yang digelar oleh pihak Institut Teknologi Telkom Purwokerto. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pendamping instruktur pelatihan Liya Imra’ah Faridah S.Hum., “Pelatihan dari kearsipan menggunakan aplikasi arteri berlangsung sangat menarik dan tentunya lancar sampai akhir acara. Banyak dari para peserta menyambut baik dari pelatihan yang dilakukan. Mereka berharap agar di lain kesempatan diadakan kembali pelatihan seperti ini, karena sangat terbantu sekali. Kehadiran Institut Teknologi Telkom Purwokerto di tengah masyarakat Purwokerto (Banyumas) membawa dampak dan energi positif untuk lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Leave a comment