ITTELKOM-PWT.AC.ID – Dalam menjalankan tugasnya, dosen wajib melakukan kegiatan tridharma yakni pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat (PPM). Pada hari Selasa (30/7) bertempat di ruang 103-104 Gedung Internet Of Things (IOT) IT Telkom Purwokerto, diselenggarakan kegiatan Coaching Clinic Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ristekdikti 2019.


Coaching clinic diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Telekomunikasi dan Elektro (FTTE) dalam rangka meningkatkan produktifitas penelitian dan pengabdian masyarakat oleh dosen. Dimana salah satu sumber pendanaan kegiatan PPM tersebut bisa didapatkan dari pemerintah melalui program hibah. Untuk itu, institusi memberikan dorongan dan motivasi kepada dosen untuk ikut aktif mengajukan proposal hibah penelitian dengan menghadirkan narasumber berkompeten dari Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) , Dr. Retno Supriyanti dalam acara tersebut.
Dr. Retno memberikan arahan terkait cara menyusun proposal hibah penelitian, membuka diskusi dengan rekan – rekan dosen mengenai judul dan konsep penelitian yang mungkin untuk diajukan, serta kendala apa saja yang dihadapi oleh dosen dalam menyusun proposal hibah. Beliau menyampaikan bahwa Dosen di kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto sangat mampu dan berpotensi besar untuk menghasilkan karya inovasi (penelitian) yang dapat diterapkan dan digunakan dalam kehidupan masyarakat, terlebih usia dosen di kampus IT Telkom Purwokerto di dominasi oleh dosen muda yang tentunya memiliki semangat luar biasa.


Risa Farrid Christianti, S.T., M.T. salah satu Ketua Kelompok Keahlian di FTTE berharap dengan adanya kegiatan yang diadakan oleh kami bisa mendorong teman – teman dosen untuk terus melakukan inovasi dan menunjukan kreativitasnya dalam melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyakarat, terlebih penelitian yang dilakukan menonjolkan ciri khas IT Telkom Purwokerto, dikenal sebagai kampus Telematika,” tambahnya.
Acara pelatihan berjalan lancar tanpa ada kendala. Semua peserta dalam pelatihan merasakan dampak positif bagi mereka. “Saya selama mengikuti kegiatan pelaitihan sangat terbantu, telebih narasumber terbuka bagi kami untuk melakukan diskusi perihal penelitian yang akan kami lakukan. Mulai dari judul sampai pada konsep penelitian yang akan dilakukan dilakukan diskusi, sangat terbantu dan termotivasi bagi kami,” jelas Kukuh Nugroho, S.T., M.T. salah satu peserta pelatihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *