Mahasiswa kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto kembali membuat inovasi baru dengan memadukan konsep modern dengan tradisional sebagai landasan membuat permainan edukasi. Permainan Suled adalah karya mahasiwa ITTP dari Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) yang lolos dan berhak untuk diikutsertakan di tingkat selanjutnya (Provinsi), biasanya kegiatan tersebut tiap tahun ada dan diselenggarakan langsung oleh lembaga Kemenristekdikti, tahapannya sangat panjang, mulai bersaing di internal kampus, kemudian maju ke regional, kemudian tingkat provinsi, dan terakhir nasional (Pekan Ilmiah Nasional/Pimnas).

Game Super Leader (Suled) diciptakan oleh tiga orang mahasiswa kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto, mereka adalah Syaiful Wahid Imam Setiawan, Khurun ‘Ain Muzaqi, Surya Adi Widiarto mahasiswa Program Studi S1 Informatika kampus ITTP, dan diperkenalkan langsung kepada Rektor ITTP beserta sivitas akademika di Ruang Rektor belum lama ini.

Rektor Institut Teknologi Telkom Purwokerto Dr. Ali Rokhman mengungkapkan, permainan Suled unik ya, ada pedoman berbentuk untuk mulai permainan, ada karakter – karakter yang bisa kita pilih ketika melakukan permainan. Semoga Suled terus berkembang dan segera mungkin untuk menciptakan versi digital, sehingga harapannya bisa digunakan oleh sivitas maupun public eksternal, tetap semangat dan terus berkarya, ungkapnya.

Ketua Tim Syaiful Wahid Iman Setiawan mengatakan, khusus permainan Super Leader (Suled) merupakan penggabungan antara konsep tradisional dengan konsep secara modern. Permainan edukasi SULED yang merupakan singkatan dari Super Leader, yang dalam Bahasa Jawa memiliki arti menyalakan, jadi dari permainan ini diharapkan untuk menyalakan semangat para pemain bagaimana memiliki sifat untuk membangun karakter, permainan edukasi SULED (Super Leader) ini merupakan sebuah papan permainan edukasi yang dapat digunakan untuk melatih sifat pembentukan karakter (character building) seseorang, jadi selain berpikir untuk memecahkan masalah dalam permainan ini juga ada challenge atau tantangan yang melibatkan aktivitas fisik dari para pemainnya dan tentunya hukuman ini juga memiliki output yang dapat melatih pembentukan karakternya misalnya public speaking, lobbying, problem solving, dan output lainnya. permainan ini tidak hanya dapat dimainkan oleh anak-anak saja, namun juga sesuai untuk dimainkan oleh semua kalangan. Selain dari manfaatnya yang untuk pembentukan karakter seseorang dari permainan edukasi ini juga didesain secara menarik, lebih futuristic untuk meningkatkan daya minat masyarakat, katanya.

“Secara umum game SULED merupakan game yang dimainkan secara langsung oleh maksimal 8 pemain/orang, setiap pemain akan melewati beberapa tingkatan untuk mencapai tujuan akhir, tingkat yang pertama adalah tingkat 1, kemudian menuju tingkat 2, dan terakhir pada tingkat 3. Kartu pada setiap tingkatan memiliki tingkat kesulitan dan fokus permainan yang berbeda beda. Kartu permainan pada tingkat pertama akan berfokus pada dasar dasar kepemimpinan. Konsep kartu pada tingkat kedua akan lebih berfokus pada inti kepemimpinan, sedangkan kartu pada tingkat ketiga akan lebih berfokus pada kerja sama antar satu sama lain. Masing masing kartu yang berbeda tingkatan ini akan meningkatkan output character building pemain dengan baik”, ungkap Dosen Pembimbing Ahmad Zaki Yamani S.T., M.Eng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *