KEBUMEN – Sebagai salah satu kegiatan Internship Korea di Institut Teknologi Telkom, pada hari Minggu, 21 Januari 2018 dua mahasiswi Korea yaitu Lee Yee Jin dan Clara melakukan kegiatan pengenalan budaya Korea di Taman Reptil Adiluhur (TARA), Kebumen yang berada satu komplek dengan Kampung Wisata Inggris Kebumen (KWIK), Adimulyo. Kegiatan tersebut  mendapat banyak apresiasi dari para peserta khususnya pengemar Korea yang biasa disebut dengan K-Pop. Kegiatan itu setidaknya diikuti 300-an peserta baik dari dalam Kebumen maupun luar Kebumen. Bahkan ada juga peserta yang datang jauh-jauh dari Kota Yogyakarta dan Ciamis. Acara semakin menarik karena untuk pertama kalinya acara yang bertajuk ‘Korea Festival Kebumen 2018’ tersebut baru pertama kalinya digelar di Kebumen dan bisa disebut unik karena digelar di desa wisata.

Bermacam-macam kegiatan yang dilaksanakan di Taman Reptil Adiluhur diantaranya adalah menonton film Korea, sharing tentang budaya Korea seperti memakai pakaian khas Korea yaitu Hanbok, memasak tteokbokki (makanan khas Korea), lomba karaoke lagu Korea dan dance cover. “Saya sangat senang dengan adanya kegiatan sharing budaya Korea disini. Karena disamping saya suka belajar budaya Korea, ada orang Koreanya langsung yang datang kesini dan bisa langsung ngobrol dengan mereka”, kata Amira, salah satu peserta yang berasal dari Kutoarjo.

Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang dilakukan mahasiswi Korea dalam program Internship Korea hingga tanggal 9 Februari mendatang.  CEO Taman Reptil Adiluhur (TARA) dan Kampung Wisata Inggris Kebumen (KWIK) yang juga Dosen Bahasa Inggris di IT Telkom Purwokerto , Novanda Alim Setya Nugraha, S.S, M.Hum atau yang akrab disapa Mister Vanda ini menuturkan “ Sharing budaya Korea ini benar-benar menyenangkan dan para peserta juga sangat antusias. Peserta kegiatan juga membludak dari yang telah diperkirakan. Rencananya kegiatan ini juga akan menjadi event tahunan. Apalagi pihak Disporawisata Kab. Kebumen juga ikut mendukung acara tersebut sebagai sarana promosi wisata Kebumen khususnya bagi orang asing yang sedang sharing ilmu dan budayanya di Kebumen.”

 

Leave a comment