ITTELKOM-PWT.AC.ID – Kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto kembali meraih prestasi dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) 2019 cabang olahraga Karate, belum lama ini (27/7) di Semarang, Jawa Tengah.
Arief Perdana Putra, Rheizha Paleva Purnomo, Dion Difender Tiparo, Maulidya Andini, Cahyani Ainun Awaliyah, Annisa Rahmawati, Akbar Borneo Dammara, adalah mahasiswa kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto yang meraih juara dalam kejuaran karate POMPROV 2019. Masing – masing meraih prestasi Juara 1 KATA Beregu Putra, Juara 2 KATA Beregu Putri, Juara 2 Kumite Putra.


Salah satu mahasiswa Akbar Borneo Dammara mengatakan, kejuaran cabang olahraga karate di POMPROV tahun 2019 berjalan lancar dan peserta hamper semua memiliki kemampuan yang sama baiknya dengan kami. “Sangat bersyukur sekali dengan kerja keras semua teman – teman dan dukungan serta do’a dari seluruh sivitas akademika kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto, kami dapat bertanding secara maksimal melawan para competitor, meskipun pada saat itu supporter atau pendukung tuan rumah hadir dalam pertandingan. Alhamdulillah dapat meraih Juara ya, dan kami bangga dengan raihan prestasi yang di dapat,” katanya.
“Kami ucapkan selamat atas raihan tim karate kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto yang telah bertanding dan berhasil mempersembahkan prestasi (juara) terhadap kampus. Semoga dengan prestasi yang dicapai oleh teman – teman mahasiswa sekalian menjadi motivasi untuk terus meraih banyak prestasi. Hal tersebut bisa dicapai dengan berusaha, berlatih, berdo’a, dan percaya pada kemampuan pada diri kita sendiri,” ungkap Kepala Urusan Kemahasiswaan Novanda Alim Setya Nugraha S.S., M.Hum.


Wakil Rektor Bidang 3 Tata Sambada S.T., mengungkapkan, “Prestasi teman – teman mahasiswa merupakan kebanggaan bagi kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto, juga menjadi kebanggaan bagi teman – teman. Saya harap semoga di kejuaraan selanjutnya, tim karate kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto tetap menunjukan semangatnya untuk meraih prestasi setinggi mungkin,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *