Perguruan tinggi merupakan tempat pendidikan yang bertujuan untuk mencari serta menyebarkan ilmu dan pengetahuan. Di tengah gempuran perkembangan teknologi yang super cepat sekarang ini semua perguruan tinggi harus sigap dan turut andil dalam memberikan beberapa edukasi untuk mahasiswa dan juga untuk masyarakat baik di sekitar lingkungan kampus maupun jauh dengan lingkungan kampus berada. Kemunculan konsep dari Tri Dharma perguruan tinggi di seluruh Indonesia bermaksud untuk mendorong sekaligus menjadi salah satu bahan acuan dalam menjalankan dan menyukseskan pembangunan bangsa.

Melawan Hoaks

Institut Teknologi Telkom Purwokerto sebagai salah satu perguruan tinggi yang berada di Jalan D.I Panjaitan No 128, Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas bersama seluruh jajaran kepolisian POLRES Banyumas, pada senin malam (16/4) bertempat di Khrisna Ballroom Hotel Java Heritage, Purwokerto melakukan kesepakatan bersama dalam membangun masyarakat Banyumas agar lebih melek lagi dalam memanfaatkan teknologi, khususnya di era sekarang penggunaan media sosial di jejaring virtual sangat meningkat pesat.

Melawan Hoaks

Acara yang digelar mengangkat tema “Lawan Hoaks merawat akal sehat masyarakat” dihadiri sekaligus di dukung oleh beragam kalangan, mulai dari pengamat politik, akademisi, budayawan, pakar hukum, instansi pemerintahan, dan komunitas media sosial sekitar Kabupaten Banyumas.

Keberadaan Hoaks

Keberadaan mengenai hoaks memang menjadi hal yang riskan di kehidupan bermasyarakat seperti zaman modern sekarang ini. Rektor Institut Teknologi Telkom Dr. Ali Rokhman menyampaikan bahwa di dunia modern seperti saat ini ujaran – ujaran kebencian dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk kepentingannya, ketika berbicara mengenai hoaks yang ada kaitannya dengan ujaran kebencian terlihat di dalam pilkada ibukota kemarin, orang berbondong – bondong saling mengumpat sana – sini, percaya atau mudah terpengaruh isu – isu yang tengah terjadi, mereka dengan mudahnya menyebarkan berita di media sosial, sehingga memicu timbulnya permasalahan yang sukar untuk ditangani, jelasnya.

Melawan Hoaks

Pa Rektor menambahkan bahwa konten hoaks tertinggi terletak pada sektor politik, banyak dari pihak kepentingan menjadikan hoaks sebagai alat yang sangat efektif untuk memecah konsentrasi, hal inilah yang menjadi ke khawatiran bagi kita semua, terutama kami dari akademisi memiliki tanggung jawab sangat tinggi terhadap perubahan yang terjadi di masyarkat, oleh karena itu kami bersama jajaran kepolisan akan membangun program edukasi digital di desa – desa se-Banyumas   sesuai dengan moto kami “membangun masyarakat yang berkemajuan”, pungkasnya.

Melawan Hoaks

AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.IK., sangat berterimakasih kepada pihak kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto sebagai pihak akademisi yang akan berusaha dengan kami untuk membangun masyarakat yang aman, tentram, dan terkendali melalui pemberian pembelajaran terkait penanganan hoaks yang saat ini sering terjadi di masyarakat, terutama menjelang pesta demokrasi yang akan digelar tahun 2018 hingga 2019 mendatang, menurut Bapak Kapolres Banyumas menjelaskan.

Leave a comment