Life in Purwokerto

TENTANG PURWOKERTO

Menyandang julukan sebagai kota pelajar di Jawa Tengah, tidak salah jika banyak pendatang yang memilih melanjutkan studinya ke perguruan tinggi favorit di kota ini. Letak geografisnya yang tepat berada di bawah kaki Gunung Slamet, membuat Purwokerto mempunyai udara yang cukup sejuk dan masih segar. Purwokerto juga kental dengan budaya dan sejarah yang masih dilestarikan hingga saat ini. Dilengkapi dengan sederet tempat wisata yang menawarkan keindahan alam kota ini menjadi semakin menarik untuk disinggah.

LOKAWISATA BATURADEN

Lokasinya berada di lereng Gunung Slamet, dan cukup ditempuh sekitar 15 menit dari kota. Wisata Baturaden merupakan salah satu dataran terindah di Indonesia. Di dalamnya ada berbagai wahana dan wisata yang bisa dinikmati, seperti kolam renang, pemandian air panas, sepeda air ayunan gantung, sepeda gantung, karpet terbang.

Banyak sekali wisata curug yang bisa dikunjungi di wilayah Purwokerto. Airnya yang jernih alam yang masih terjaga dengan baik, serta udara yang masih bersih dan segar membuat curug menjadi destinasi wisata yang menarik. Curug tersebut antara lain Curug Gede, Curug Ceheng, Curug Nangga, Curug Gomblang, Curug Bayan, Curug Telu, dan masih banyak lagi.

WISATA SEJARAH

Salah satu obyek wisata sejarah yang paling populer di Purwokerto adalah Museum Bank Rakyat Indonesia. Bank BRI pertama kali didirikan di Purwokerto pada tahun 1895 oleh R. Aria Wiryaatmadja. Obyek wisata lainnya adalah Monumen Panglima Bogor Jenderal Soedirman. Lokasinya tepat di sebelah timur jembatan Sungai Logawa yang merupakan pintu masuk Kota Purwokerto dari arah barat.

KULINER DAN HIBURAN

Beragam pilihan kuliner khas Purwokerto yang lezat dengan harga terjangkau mudah ditemukan di warung, kafe, mal atau bahkan pasar tradisional lokal di Purwokerto. Beberapa kuliner khas kota Purwokerto diantaranya adalah mendoan, soto sokoraja, getuk goreng dan masih banyak lagi makanan lainnya. Selain menyediakan masakan khas Purwokerto, banyak restoran dan kafe di Purwokerto yang juga menyajikan berbagai makanan dan seluruh Indonesia dan bahkan makanan internasional.

Selain itu, untuk melepaskan diri dari kegiatan akademik rutin, Purwokerto menawarkan banyak pilihan tempat hiburan seperti tempat belanja, tempat bersantai atau nonton film di bioskop.

Untuk menikmati kuliner dan hiburan tersebut, Purwokerto memiliki iklim tropis yang sejuk suhu rata-rata harian antara 23 hingga 30 derajat selsius.

BIAYA HIDUP

Institut Teknologi Telkom Purwokerto menyadari bahwa fasilitas dan kota menjadi salah satu komponen yang penting dalam mendukung kenyamanan tinggal dan menentukan keberhasilan kegiatan belajar mahasiswa.

Biaya hidup mahasiswa di Purwokerto juga terbilang murah dan terjangku. Rata-rata biaya indekos ada dikisaran harga 300 – 500 ribu rupiah perbulan. Untuk biaya sekali makan di warung makan hanya sekitar 7.000 – 12000 rupiah. Untuk kebutuhan laundry pakaian cukup dengan harga 3.500 – 5.000 rupiah perkilonya. Untuk biaya transportasi angkutan umum berkisar di harga 5.000 rupiah. Dan apabila butuh hiburan atau kenyamanan, rata rata mengeluarkan uang antara 20.000 50.000 rupiah.

TRANSPORTASI

Kota Purwokerto bisa diakses dengan mudah dari kota-kota besar lainnya melalui bandara, stasiun kereta api dan terminal bus. Berikut gambaran estimasi jarak dari moda transportasi umum tersebut ke kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto

Keterangan Estimasi Jarak


24 km (+/- 45 menit)

Dari Bandara Soedirman Purbalingga

130 km (+/- 3 jam)

Dari New Yogyakarta International Airport

5 km (+/- 15 menit)

Dari Stasiun Purwokerto

30 km (+/- 55 menit)

Dari Stasiun Kroya

1,5 km (+/- 5 menit)

Dari Terminal Bulupitu Purwokerto