Belajar Percaya dengan Diri Sendiri di Webinar Nasional HMSI

Pada Sabtu (20/11), Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HMSI) mengadakan Webinar Nasional yang bertemakan “Trust Yourself : Bagaimana Merasa Cukup Dengan Diri Sendiri?”. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Shobari Irawan, Ketua HMSI, Ayu Fadilah, serta Kaprodi Sistem Informasi, Dwi Mustika Kusumawardani, S.kom., M.kom. Dengan mengundang Hasri Wulan N., S.Psi, sekaligus Kaur Bimbingan Konseling ITTP, dan Anandre Forastero, S.Psi., M.Psi, seorang Psikolog (Industrial & Organizational), acara ini disambut antusias yang sangat besar oleh para peserta dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Acara dipandu oleh Monica Fransiska dan di moderator oleh Izmi Ashar yang merupakan mahasiswa Prodi Sistem Informasi angkatan 2019. Walaupun acara ini diadakan secara online via Zoom Meeting, tidak menyurutkan semangat peserta yang diikuti oleh Mahasiswa ITTP dan Umum ini selama pemaparan materi dari masing-masing pembicara.

Pemaparan materi “Self Yourself” yang dibawakan oleh Hasri Wulan N., S.Psi

Peserta sangat tertarik sekali dengan bahasan yang dibawakan oleh Kaur Bimbingan Konseling ITTP, Hasri Wulan, dengan materi Self Yourself. Menurutnya, mencintai diri sendiri merupakan sebuah pondasi dalam menerima dan merasa cukup dengan diri sendiri. Ia menuturkan bahwa dengan kita yang mengkritik diri kita sendiri sama dengan kita membully diri kita sendiri. Hal tersebut pula yang dapat menghambat perkembangan diri kita.

“Itulah yang bisa menghambat perkembangan diri teman-teman. Jika kita sudah punya self-love saat kita sedang emosi, itu (self-love) bisa mengerem kita dan bisa berpikir positif”, tambahnya.

Dalam pemaparannya, ia juga menjelaskan bahwa setelah proses mencintai diri sendiri akan meminimalisir mengikuti perkataan orang lain atau menjadi people pleaser. Hal itu dikarenakan kita telah menerima diri kita dengan baik dan merasa cukup dengan diri kita dari apa yang telah dimiliki saat ini.

Dokumentasi Webinar Nasional ” Trust Yourself : Bagaimana Merasa Cukup Dengan Diri Sendiri?

Pemaparan menarik yang dibawakan oleh Anandre Forastero seorang Psikolog Profesional, melengkapi dari pemaparan sebelumnya yang dijelaskan oleh Hasri Wulan. Anandre membawakan materi mengenai Quarter Life Crisis (QLC) yang setiap orang di usia dewasa muda khususnya Mahasiswa akan merasakannya.

QLC merupakan periode krisis yang dialami oleh usia dewasa muda merasa khawatir terhadap masa depan dan tidak memiliki arah. Menurut Anandre, QLC terjadi yang dikarenakan oleh ekspektasi yang tidak sesuai dengan fakta, mencari verifikasi kepada orang lain, dan pola pikir yang buruk. Dalam pemaparannya ia menjelaskan bahwa kebanyakan remaja ialah mencari verifikasi dimanapun, padahal jawabanya ada pada diri sendiri.

“Jawaban yang paling benar itu adalah dari diri sendiri”, jelasnya.

Pemaparan materi “Quarter Life Crisis” yang dibawakan oleh Anandre Forastero, S.Psi., M.Psi,

Anandre menjelaskan lebih lanjut mengenai apa yang harus dilakukan apabila berada di fase QLC. Ia menuturkan bahwa pada fase tersebut dibutuhkan pengetahuan pada diri sendiri. Lalu mendapatkan support system dari teman, sahabat, orang tua, maupun pacar.  Dan terakhir ialah formula dari keberhasilan yang berasal dari bertemunya kesiapan dan kesempatan.

Seperti pada sesi materi Self-love, di sesi QLC memiliki banyak pertanyaan dari peserta mengenai kekhawatiran mereka terhadap dunia perkuliahan, pertemanan, keluarga, dan hubungan romantisme. Ia berpesan pada peserta yang hadir bahwa perasaan yang kita rasakan ialah valid dan harus diterima bukan berarti itu adalah sebuah keterpurukan yang berlarut.

“Kalau ada yang bilang rasa kegagalan, rasa sakit, kecewa, itu tidak boleh ada. Itu salah. Karena hidup itu harus balance. Bahagia boleh, sedih boleh, asal jangan berlebihan”, jelasnya. (TS)

Komentar

Baca Berita terkait