ITTELKOM-PWT.AC.ID – Dosen dan Mahasiswa Institut Teknologi Telkom Purwokerto (IT Telkom Purwokerto), bertempat di Laboratorium Programming Gedung Digital Convergent (DC) pada hari Rabu (13/11) lakukan pengabdian masyarakat (Pengmas) bahas Cyber Security. Peserta pengmas kali ini berasal dari prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di satuan Komando Resor Militer (Korem) 071/Wijayakusuma. Bertindak sebagai narasumber dalam pengmas kali ini adalah Wahyu Adi Prabowo, S.Kom., M.BA., M.Kom., salah satu dosen dari Program Studi S1 Informartika.

Pemahaman Cyber Security

Di era digitalisasi informasi sudah menjadi suatu kewajiban bagi masyarakat untuk memahami dan lebih mencermati dari kegiatan – kegiatan yang dilakukan secara virtual atau masyarakat yang memiliki kebiasaan berada di dunia maya. Adanya mengenai pemahaman cyber security di era sekarang ini adalah suatu keharusan. Sehingga kampus IT Telkom Purwokerto melalui dosen dan mahasiswa mengadakan kegiatan Pengmas dengan peserta dari Korem Wijayakusuma. “Sebagai salah satu bagian dari perkembangan adanya dunia maya, saya secara pribadi sangat senang bisa berbagi bersama bapak dan ibu yang berasal dari satuan TNI, semoga kegiatan pengmas yang dilakukan sekarang membawa manfaat,” ungkap Wahyu.
“Kami berperan penting untuk tetap menjaga stabilitas ketentraman, keamanan, serta kenyamanan di masyarakat. Pergeseran dari media lama ke media baru (era digitalisasi), kita harus memiliki kemampuan khusus, salah satunya pengetahuan mengenai cyber security,” ungkap Mayor Cba (K) Rr. Sri Harjani E.D.A S.Sos.

Pelatihan Berkelanjutan

Pengmas yang dilakukan di kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto dengan tema Cyber Security. Dosen dan mahasiswa melakukan beragam pelatihan kepada seluruh peserta sampai mereka paham mengenai bagaimana mengelola jaringan dan keamanan di dunia maya. Para peserta sangat berharap ada pelatihan berkelanjutan kembali, sehingga akan berdampak pada peningkatan pengetahuan para peserta.
Adapula dari kegiatan ini, Korem 071/Wijayakusuma setelah mengikuti kegiatan pelatihan akan mengikuti perlombaan Kompetisi Komunitas Siber Indonesia (KSSI) tahun 2019. Dimana salah satu kompetisi yang diperlombakan adalah Capture the Flag yaitu kompetisi yang mengharuskan peserta melakukan explorasi maupun exploitasi terhadap satu jaringan yang sudah disediakan oleh panitia penyelenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *