Dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Telkom Purwokertto (ITTP), Nofrizaldi M.Sn., Monica M.Sn., Pungky Febi Arifianto, M.Sn., ajak anak – anak usia dini membatik dengan teknik jumputan. Acara membatik ini berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), bertempat di Sekolah Dasar 4 Sokanegara, Kamis (24/1).

Kepala urusan bidang pengabdian masyarakat Ismanto S.Kom., menjelaskan kegiatan pengabdian  masyarakat kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto yang diadakan sekarang merupakan komitmen kami untuk mengenalkan, sekaligus  menggiring masyarakat untuk terus menciptakan sesuatu hal yang baru, salah satunya dengan membatik dengan teknik jumputan, dikenalkan langsung kepada anak – anak  yang duduk di sekolah dasar. Setidaknya ini akan menumbuhkan kreativitas pada diri mereka, sehingga kelak menginjak dewasa mereka terus menciptakan kreativitas, jelasnya.

Nofrizaldi M.Sn., salah satu dosen desain komunikasi visual mengatakan, kami sangat senang dengan antusias dari anak – anak, kami baru saja datang mereka langsung menyambut kami dengan beragam pertanyaan, kondisi inilah yang mudah – mudahan bisa terus dipertahankan mereka hingga dewasa. Rasa ingin tahu, mengenal, itu merupakan awal dari menciptakan pemikiran yang kreatif, katanya.

Batik Teknik Jumputan

Pungky Febi M.Sn., dan Monica Revias M.Sn., yang sama – sama dosen desain komunikasi visual ITTP menambahkan, mengadakan acara membatik dengan teknik jumputan yang dilakukan oleh anak – anak adalah teknik yang tidak membutuhkan keahlian khusus, karena hasil dari membatik dengan teknik jumputan hasilnya akan abstrak, sehingga ini sangat mendukung sekali bagi mereka untuk selalu berpikir kreatif dengan ide – ide yang sangat luas, jelasnya.

Kepala sekolah  SDN 4 Sokanegara Budhi Lestari S.Pd., mengungkapkan, acara pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto ditempat kami sangat menyenangkan, terlebih murid – murid sangat antusias, karena jujur baru kali ini kami belajar dan langsung mempraktekkan dari yang disampaikan oleh dosen – dosen ITTP, sampai pada munculnya produk yang bisa dinikmati. Hasil membatik jumputan akan kami simpan dan ilmu yang didapat akan dimasukan kedalam pembelajaran kesenian yang ada di sekolah kami. “Saya harap terjalinnya hubungan baik ini bukan hanya di pengabdian masyarakat ini, kami harap sekolah kami bisa berkolaborasi dengan kampus ICT yang ada di Banyumas, Institut Teknologi Telkom Purwokerto,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *