Dosen Teknik Logistik Masuk Sebagai Calon Pemenang Riset Unggulan Daerah

*Foto Dokumentasi tim Dosen Teknik Logistik ITTP

Berdasarkan penilaian Substansi Proposal dari Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kebumen, proposal penelitian dosen ITTP yang diketuai oleh Syarif Hidayatuloh, S.T., M.T dinyatakan lolos sebagai salah satu Riset Unggulan Daerah. Proposal yang berjudul “Pengembangan Sistem Pengelolaan Aset Pemerintah Daerah Berbasis Internet of Things Menuju Smart Asset Management System di Kabupaten Kebumen” menjadi satu diantara tiga Calon Pemenang Riset Unggulan Daerah (RUD), pada Sub Kegiatan Penelitian Pengembangan dan Perekayasaan di Bidang Teknologi Inovasi. 

Proposal ini disusun oleh Syarif bersama 4 dosen Teknik Logistik lainnya yakni Miftahol Arifin, S.T.,M.T., Nabila Noor Qisthani  S.T.,M.T., Titi Indarwati S.T., M.Sc., dan Yulinda Uswatun Kasanah S.T., M.Sc.

Sesuai dengan judul proposal yang diajukan, para dosen ini berencana untuk membuat sistem informasi yang dapat digunakan untuk pendataan dan monitoring aset dengan menerapkan perangkat IoT (Internet of Things). Ide pembuatan ini didasari oleh kecemasan sang ketua, yakni bapak Syarif saat melihat permasalahan dasar mengenai pengelolaan aset di pemerintahan daerah asalnya Kebumen, yang masih belum dapat teratasi dengan maksimal. Oleh karena itu, Ia berkeinginan untuk mengajak para dosen di prodi Teknik Logistik ITTP khususnya untuk ikut berperan mengatasinya, tentunya dengan menggunakan teknologi terbaru untuk mendukung perbaikan sistem tersebut. 

Program yang mereka rancang ini berfokus pada SMAS atau Smart Asset Management System yang bertugas merekam dan memonitoring data aset yang ada di pemerintahan daerah. Yang membedakan dengan sistem informasi lainnya adalah dengan penerapan IoT di dalamnya. Nantinya program yang mereka buat akan diterapkan pada mobile (untuk digunakan oleh user) dan website (digunakan untuk monitoring).

Dalam penerapannya akan dilakukan aset inventaris tertentu, aset bergerak, aset tetap, dan lainnya yang masih didiskusikan dengan Pemda Kebumen. Nantinya pada beberapa aset akan dipasang sensor yang akan membantu mempermudah dalam perekaman data. Mereka juga berencana untuk menggunakan geographical information system, untuk menyimpan, memanipulasi, dan menganalisis data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). 

Tim ini telah melewati tahap brainstorming ide, pengumpulan proposal, presentasi secara langsung, hingga proposal akhirnya dinyatakan lolos secara resmi oleh Pemerintah Kebumen melalui edaran No. 050/1250/2021 pada (21/6). Kini mereka tengah dalam tahap penyesuaian persyaratan dan perbaikan proposal.

“Saya merasa sangat bersyukur sekaligus deg – deg an, karena sebenarnya ini proyek penelitian yang cukup menantang karena dengan ekspektasi teknologi yang terkini tapi harus kita penuhi sesuai budget yang ada. Ditambah lagi aset di pemerintah daerah banyak jenisnya”, tutur Syarif Hidayatuloh, ketua tim Dosen dari prodi Teknik Logistik. 

Usai tahap perbaikan, proposal nantinya akan dinilai kembali oleh Tim Pakar dan Tim Teknis Riset Unggulan Daerah (RUD). Kita doakan agar tim dosen Teknik Logistik dapat menjadi pemenang RUD tahun ini. (ITW)

Dokumentasi Tim Dosen saat sedang berdiskusi bersama untuk menyusun proposal

Komentar

Baca Berita terkait