ITTELKOM-PWT.AC.ID – Sekitar enam sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang berada di Desa Sirau, Kemranjen, Banyumas mendapatkan pelatihan langsung dalam mengelola sampah plastik oleh tim dosen Fakultas Rekayasa Industri dan Desain (FRID) Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP), belum lama ini. Tim tersebut terdiri dari Atik Febriani, Ahmad Sulthoni, dan Hari Widi Utomo.

Pelatihan berjalan lancar, siswa antusias terhadap materi yang diberikan oleh tim dosen. Karena pelatihan lebih difokuskan pada pembentukan wawasan siswa terhadap pengeolaan sampah, terutama sampah plastik menggunakan metode Ecobricks.

Ecobricks merupakan salah satu cara untuk mengurangi timbulan sampah plastik dengan cara memasukan sampah plastik yang sudah dipotong-potong ke dalam botol plastik sampai padat. Setelah itu botol yang sudah padat bisa dibuat menjadi kerajinan seperti ; Kursi dan meja taman, hiasan, dll,” ujar Atik selaku ketua dalam pengabdian masyarakat ini.

“Kami sangat senang karena siswa-siswi bisa diajarkan sebuah cara pintar untuk menangani sampah plastik. Yaitu dengan cara menerapkan pengetahuan penanganan sampah dengan metode ecobriks,” ungkap Khadirin salah satu Kepala Sekolah peserta pelatihan.

“Kami selaku perwakilan pemerintah Desa Sirau mengucapkan terima kasih banyak atas kegiatan yang terselengara sejauh ini dan siap untuk terus menjadi mitra dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya,” ujar Khasan selaku kepala desa.

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama baik antara tim abdimas ITTP, BUMDes Sirau, dan pihak sekolah. Kegiatan yang terselenggara tidak hanya fokus dalam penanganan sampah plastik tetapi juga sampah organik maupun rumah tangga. Dihari yang sama dilakukan pula kegiatan pengelolaan sampah organik dengan cara komposting, bekerjasama dengan Komunitas Wanita Tani, BUMDes, dan Tim abdimas ITTP. Semua proses kegiatan berasal dari Hibah Internal LPPM Institut Teknologi Telkom Purwokerto selama 1 tahun di periode tahun 2019.