ITTELKOM-PWT.AC.ID – Bertempat di Laboratorium Switching kampus ITTP (7/1), sebanyak 4 orang mahasiswa dan 1 orang dosen prodi S1 Teknik Telekomunikasi Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) tengah menyiapkan teknologi pendeteksi dini hujan.

Mahasiswa mengecek kembali alat pendeteksi dini hujan

Teknologi pendeteksi dini hujan ini diciptakan berdasarkan pada perkembangan peralatan elektronikA, yang semakin hari semakin mendukung aktivitas dalam kehidupan manusia. Sehingga adanya alat pendeteksi hujan ini dapat mengurangi tingkat kecerobohan dari perilaku masyarakat, terlebih ketika datangnya musim hujan.

Komponen alat yang digunakan dalam teknologi ini cukup sederhana. “Bahannya terdiri dari resistor, transistor, LED, Kabel Jumper, Buzzer, Sensor air, Baterai, dan Timah, serta alat yang digunakan solder dan penyedeot timah”, jelas ketua Kelompok Satrio Utomo.

Rangkaian alat pendeteksi dini hujan yang tengah disiapkan dan akan diuji bersama – sama dengan Dosen Pembimbing.

“Alat ini akan mendeteksi hujan dengan membunyikan buzzer (alat pemberi bunyi), ketika sensor terkena percikan air. Sensor yang terpasang pada intinya adalah dua terminal yang akan terhubung apabila terkena air. Karena air merupakan konduktor listrik yang baik. Dengan terhubungnya dua terminal pada sensor tersebut akan mengalirkan tegangan ke buzzer dan LED, sehingga membuat buzzer mengeluarkan suara seperti alarm,” tambahnya.

Fikra Titan S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa teknologi memiliki keunggulan dan berpotensi menjadi salah satu solusi bagi masyarakat. Terutama bagi mereka yang memiliki bisnis yang memanfaatkan energi matahari seperti usaha laundry, kripik, dan sebagainya, ungkapnya.

“Semoga, dengan adanya teknologi ini benar – benar bisa menjadi solusi pintar untuk masyarakat sekitar, terlebih akan sangat senang jika teknologi ini bisa diimpelementasikan secara langsung,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.