ITTELKOMPWT.AC.ID – Prodi (Program Studi) Sistem Informasi kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) mengadakan Seminar Nasional Technopreneurship pada 23 November lalu. Tujuan dari kegiatan adalah untuk memperkenalkan technopreneurship, memberikan pengetahuan mengenai cara untuk memaksimalkan teknologi kepada mahasiswa dan masyarakat secara luas. Selain memperkenalakan dan memberikan pengetahuan, kegiatan ini harapannya dapat menggiring peserta seminar menjadi technopreneur di era industri 4.0.

Kegiatan seminar nasional bertempat di Gedung Soeteja, Purwokerto Selatan. Turut hadir dalam acara tersebut Dekan Fakultas Teknologi Industri dan Informatika Didi Supriyadi S.T., M.Kom, Ketua Program Studi (Ka.Prodi) S1 Sistem Informasi Sisilia Thya Safitri, S.T., M.T., serta dua narasumber dalam seminar CEO dan Founder dari Beceer Bayu Lukman Yusuf dan Eko Rahayu dari Bandung Techno Park.
Persentasi pertama disampaikan oleh narasumber CEO Beceer Bayu. Dalam persentasinya yang mengambil tema pembahasan Create e business to solve social problems using information technology. Menurut dia menjadi seorang pebisnis di era digital sekarang ini membutuhkan strategi yang cepat dan efisien, salah satunya dapat melihat dari permasalahan yang ada di masyarakat.

Cara membangun startup gampang gampang susah, banyak hal yang harus dipersiapkan. Eko Rahayu narasumber dari seminar nasional technopreneurship menjelaskan, selain kita memperhatikan dari permasalahan yang ada di masyarakat, kita juga harus memperhatikan mengenai tata cara membuat perizinan startup baru yang tepat, sehingga kualitas dari startup diharapkan bisa go nasional dan go internasional.
“Terus berkarya dan berinovasi, karena dari semangat teman – teman untuk berkarya, khususnya di bidang ICT adalah modal utama. Serta harapannya peran dari para incubator bagi perkembangan stratup baru harus terus memperhatikan, agar ada keberlanjutan yang sangat bagus kedepannya,” ungkap Eko Rahayu salah satu Praktisi Startup dan pengembang Startup di Bandung Technopark.

Adapun, dalam acara seminar nasional tersebut disampaikan hasil perlombaan dari Bawor Businees Plan Competition, muncul pemenang dari lomba berasal dari tim Locado dari ITB yang membuat aplikasi game pariwisata, Juara 2 tim Lets go climb IT Telkom Puwokerto dengan merancang website yang berisi jasa mengcover perjalanan naik gunung dengan aman. Dan juara 3 adalah tim Mamam Nasi yang membuat sistem informasi tentang WO berbasis aplikasi yang memudahkan klien untuk menyesuaikan keingian dan budget yang dimiliki menggunakan menu filter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *