ITTELKOM-PWT.AC.ID – Rektor Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) belum lama ini (22/7) melakukan kunjungan pada salah satu Desa Digital Binaan, yaitu Desa Melung yang terletak di Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas. Dalam kunjungan Rektor ITTP kali ini, diberikan kesempatan untuk meninjau secara langsung pada salah satu destinasi wisata yang ada disana (Wisata Pagubugan. ). Dimana destinasi tersebut telah menerapkan sistem transaksi non tunai (secara online), yaitu menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Destinasi Wisata Pagubugan merupakan salah satu wisata yang menyajikan keindahan alam, dengan adanya gubug – gubug ditempatkan ditengah pesawahan. Menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Desa Melung, menjadi faktor utama diterapkannya sistem transaksi non tunai melalui QRIS.

Rektor ITTP, Dr. Ali Rokhman M.Si., mengatakan, Desa Melung merupakan salah satu desa yang menjadi bagian dari Desa binaan Kampus ITTP. Kita mengenal, bahwa Desa ini memiliki ciri khas, yaitu menjadi desa pertama di Kabupaten Banyumas, yang memanfaatkan akses internet untuk melakukan segala kegiatannya. “Kampus ITTP akan selalu mendampingi Desa Binaan, salah satunya adalah dengan mendampingi pemanfaatan IT maupun jaringan akses internet. Seperti penerapan QRIS di Wisata Pagubugan. Saya meninjau bahwa Desa Melung sudah siap menyambut sistem transaksi online di destinasi wisatanya,” katanya.

“Terimakasih sudah berkunjung (Rektor ITTP) ke Desa kami, tepatnya di Destinasi Wisata Pagubugan. Memang saat ini Desa kami, disaat terjadinya pandemi Covid-19 dan menuju adaptasi baru sudah menerapkan sistem transaksi online di loket masuk.”Adanya dorongan dari Intruksi Bupati Banyumas untuk menggunakan sistem QRIS di seluruh destinasi wisata, dan dukungan dari kampus ITTP menjadi salah satu faktor bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, khususnya dalam bidang IT dan pemanfaatan internet,” jelas Kepala Desa Melung Khoerudin.