Dosen ITTP Menerbitkan Buku Monograf dari Program Hibah Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh LPPM ITTP

Bulan September ini, dosen ITTP berhasil menerbitkan buku Monograf yang berjudul “Peningkatan Pemasaran Produk yang Less Contact di Desa Wisata Adiluhur Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi di Masa Pandemi Covid-19”. Buku tersebut merupakan sebuah penelitian yang sebelumnya terdaftar pada penerima dana hibah dari Program Hibah Pengabdian Masyarakat yang diadakan oleh LPPM ITTP pada tahun ini. Tim penulis buku tersebut ialah Novanda Alim Setya Nugraha, S.S, M.Hum, Tri Ginanjar Laksana, S.Kom, M.Cs, M.Kom, Rima Dias Ramadhani, S.Kom, M.Kom, dan Siti Khomsah, S.Kom, M.Kom. Program hibah penelitian ini telah dilaksanakan sejak 2019 dan diadakan setiap tahunnya dengan sumber dana internal yang berfokus pada desa binaan yang ada di ITTP.

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wisata Adiluhur, Kabupaten Kebumen dengan berfokus pada produk olahan bunga telang yang diproduksi oleh ibu-ibu dari Pekarangan Pangan Lestari atau P2L. Ibu-ibu dari P2L ini telah dibina dari tahun 2014 dengan pematerian belajar bahasa Inggris dari tim dosen ITTP yang dipimpin oleh Pak Novanda. Ibu-ibu tersebut diberdayakan melalui program pemanfaatan pekarangan untuk ditanami berbagai macam sayur-sayuran dan ditanami berbagai jenis tanaman obat. Hasilnya untuk ketahanan ekonomi mereka, karena hasil panen dari program ini dijual. Hanya saja sejak pandemi, mereka mengalami kesulitan dalam memasarkan tiga produk mereka dari hasil olahan bunga telang yaitu Teh Telang, Squash Telang, dan Sirup Telang secara konvensional.

Penelitian ini dilakukan untuk membantu para ibu-ibu di P2L  Desa Wisata Adiluhur untuk bisa memasarkan produk mereka dengan menggunakan teknologi informasi atau diperjualkan secara online. Hal ini dapat membantu mereka mengoptimalkan penjualan produk olahan bunga telang di masa pandemi ini yang membatasi pemasaran produk secara konvensional (offline).

Proses pembuatan buku Monograf ini sendiri telah dilaksanakan dari bulan Mei untuk pengambilan datanya hingga bulan Agustus. Kemudian pada bulan September hasil penelitian tersebut berhasil naik cetak dan selesai di akhir bulan September. Selama proses penelitian tersebut, tim dosen yang dipimpin oleh Pak Novanda itu sempat mengalami kesulitan dalam pelaksanaannya. Saat itu program penelitian ke Desa Wisata Adiluhur juga bertepatan dengan pelaksanaan PPKM yang berlaku di Pulau Jawa-Bali sebagai bentuk penekanan kasus COVID-19. Hal itu membuat tim tersebut menggunakan metode hybrid (sebagian online dan sebagian offline) untuk tetap bisa saling memberikan informasi satu sama lainnya. Waktu yang cukup panjang tersebut berhasil mereka lalui dengan baik dan berhasil menerbitkan buku dari hasil penelitian mereka di akhir bulan September ini.

Seperti yang diungkapkan oleh Pak Novanda selaku ketua dari penelitian ini, bahwa harapannya dari terbitnya buku ini dapat membantu ibu-ibu P2L khususnya Desa Wisata Adiluhur bisa mempromosikan produk-produk mereka ke khalayak ramai.

“Harapannya bisa memberikan bentuk promosi ke khalayak ramai, bahwa desa adiluhur bisa memberikan inovasi terobosan baru mengenai pemasaran secara online yang dapat meningkatkan perekonomian mereka”, jelasnya. (TS)

Komentar

Baca Berita terkait