ITTELKOM-PWT.AC.ID – Bertempat di Gedung rektorat lantai 3, mahasiswa D3 Teknik Telekomunikasi Fikri Nizar menerapkan sistem komunikasi Lorawan untuk memantau tumbuhan. Sistem komunikasi tersebut didemonstrasikan depan dosen penguji dan sivitas akademika Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP).

Aplikasi monitoring jarak jauh salah satu pendukung sistem kerja dari teknologi Lorawan

Long Range Wide Area Network yang disingkat LORAWAN merupakan teknologi sistem telekomunikasi yang biasa digunakan untuk mentransmisi data langsung ke pengguna. Di Indonesia penerapan sistem Lorawan untuk monitoring pertumbuhan tanaman yang diliat dari kelembapan tanah masih jarang. Karena teknologi Lorawan masih tergolong teknologi baru yang orang masih jarang menggunakannya, mereka cenderung memanfaatkan teknologi zigbee maupun wifi.

Muntaqo Alfin S.T., M.T., salah satu dosen pembimbing mengatakan, alat monitoring kelembapan tanah pada tanaman pertanian menggunakan protokol nirkabel Lorawan sangat menarik untuk diterapkan di bidang pertanian jarak jauh. Khususnya bagi para petani, akan memudahkan petani dalam memantau kelembapan tanah yang berdampak pada pertumbuhan tanaman mereka. Alat ini juga bisa menjadi solusi untuk menjawab tantangan era teknologi modern, katanya.

Rangkaian teknologi Lorawan

“Harapannya alat ini bisa digunakan, dikembangkan, serta diterapkan di masyarakat, khususnya para petani. Sehingga dengan adanya inovasi ini menciptakan masyarakat tani yang modern,” tambahnya.

Tujuan yang ingin dicapai ketika terciptanya alat ini adalah untuk membantu dan mempermudah sistem kerja dari para petani. Sehingga mereka tidak perlu untuk setiap saat memantau secara langsung ke lapangan. Cukup dengan memantau dari jarak yang jauh. Karena Lorawan ini bisa menjangkau pengguna dengan batas terendah sekitar 12 kilometer.