Jum’at lalu (6/3), Fakultas Rekayasa Industri dan Desain (FRID) mengadakan acara Critical Making dengan tema Applying technological innovation and research to society. Acara yang bertempat di gedung IoT IT Telkom Purwokerto ini diikuti oleh sejumlah civitas akademika Wakil Rektor 2, Dekan FRID, dosen, serta mahasiswa prodi Teknik Industri dan prodi Desain Komunikasi Visual IT Telkom Purwokerto.

Wakil Rektor II, Heru Priyanto MBA, turut antusias mengikuti sharing research.

Diinisiasi oleh Kelompok Keahlian di lingkungan FRID dan bekerja sama dengan HONF (House of Natural Fiber), acara ini mendatangkan pembicara dari berbagai negara diantaranya Irene Agrivina, Yudianto Asmoro dan Dhoni Yudhanto (HONF), Regina M Sipos (Hungarian Researcher), Conny Zenk (Austrian Researcher) serta Hendra “Blangkon” Priyadhani (Visual and Mix-Media Artist). HONF sendiri merupakan yayasan internasional yang bergerak di sektor riset inovasi, seni, budaya dan pengembangan teknologi.

Salah satu narasumber, Irene menyatakan bahwa HONF menerapkan metode open community, dimana riset yang mereka lakukan bertolak dari permasalahan yang ada dilingkungan masyarakat sekitar dan mampu menghasilkan suatu inovasi yang menggabungkan beberapa disiplin ilmu pengetahuan seperti seni, teknologi dan science. Sehingga hasil karyanya dapat berupa produk karya seni instalasi yang ada manfaatnya untuk masyarakat.

Terinspirasi dari HONF, Koordiantor Kelompok Keahlian Media Kreatif, Ferdinanda, M.Sn ingin mengajak dosen dan mahasiswa untuk melakukan riset dengan metode serupa.

“Salah satu tujuan acara ini sebetulnya sharing, antara dosen, mahasiswa dengan para peniliti, seniman dan innovator supaya setiap penelitian yang kami lakukan dapat menghasilkan ide atau inovasi yang berdampak ke masyarakat. Kedepan harapannya dosen dan mahasiswa ITTP juga bisa kolaborasi dengan HONF dalam pengembangan keilmuan”, jelas Ferdinanda, M.Sn selaku penganggungjawab acara.

Dalam waktu dekat, HONF akan mengupayakan kolaborasi dengan prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) ITTP dalam suatu project pameran di Berlin.

Tidak menutup kemungkinan bahwa nantinya juga akan terjalin kerjasama internasional lainnya dalam bidang Research Collaboration, Student Exchange, Join Exhibition. Hal ini masih dijajaki oleh kedua belah pihak.