ITTELKOM-PWT.AC.ID – Keberadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan pengembangan media sosial di daerah pedesaan dipandang menjadi salah satu aspek yang berpengaruh terhadap penerapan konsep Smart Village. Hal ini yang akan mendesain desa sebagai pusat kreatifitas warga dalam menggabungkan kegiatan ekonomi produktif dan kreatif, peningkatan pendidikan dan kesehatan, upaya pengetasan kemiskinan, dan instrument ICT. Agar program smart village dapat mencapai keberhasilan diperlukan elemen pendukung yang meliputi teknologi pintar, sensor pintar, komunikasi dari satu mesin ke mesin yang lain, komputasi, media social, dan teknologi Graphical Information System (GIS). Oleh karenanya, diperlukan sebuah model pengembangan desa yang lebih optimal dengan penggunaan aset dan sumber daya yang lebih terorganisir dengan baik.

Operasionalisasi desa cerdas dapat dipusatkan dikantor desa, begitu juga penggerak PKK desa Baseh yang memerlukan kemampuan untuk mengelola kegiatan mereka dalam hal administrasi. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kelompok penggerak PKK tersebut bisa mensosialisasikan kepada seluruh warga Desa Baseh, sehingga suatu saat nanti Desa Baseh dapat dikenal sebagai Desa yang melek akan teknologi.

Pada awal kegiatan yang telah dilakukan adalah melakukan kunjungan ke Desa Baseh serta penjajakan untuk Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Teknologi Telkom Purwokerto. Dari hasil kunjungan pertama dengan Sekretaris Desa, diberikan saran untuk langsung berkoordinasi dengan Ibu Kepala Desa mengenai kegiatan ini. Kemudian dilakukan penjadwalan kegiatan yang akan dilakukan. Kegiatan yang akan dimulai pada hari Senin, 2 Desember 2019 di balai desa Baseh.

Bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IT Telkom Purwokerto menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat di Desa Baseh Kecamatan Kedungbanteng. Kegiatan ini merupakan bentuk dari didanainya Hibah Pengabdian Masyarakat Internal dengan judul Implementasi TIK dan Media Sosial Bagi Perangkat Desa Baseh untuk Mewujudkan Smart Village. Kegiatan direncanakan akan dilaksanakan selama kurang lebih 4 bulan (Desember 2019 – Maret 2020), didampingi oleh Dwi Januarita A.K, S.T., M.Kom, Khoirun Ni’amah, S.T., M.T dan Solichah Larasati, S.T., M.T.