Sekelompok Dosen IT Telkom Purwokerto Lolos Pendanaan Program Pengembangan Prototipe

Tiga kelompok dosen Institut Teknologi Telkom Purwokerto berhasil mendapatkan Pendanaan Program Bantuan Luaran Prototipe yang berasal dari Kemendikbud. Ketiganya yaitu Khoirun Ni’amah, Dedy Agung Prabowo dan Miftahol Arifin yang mengembangkan 3 jenis prototype bersama kelompok masing – masing.

Khoirun Ni’amah membuat “Prototipe Low Cost Thermal Camera Berbasis Sistem Tertanam”, yang merupakan alat pengukur suhu pada objek yang tidak dapat disentuh langsung dengan menggunakan visualisasi sebaran nilai temperatur. 

“Penelitian ini awalnya saat pandemi Covid-19. Saat itu tempat umum seperti sekolah, kantor, bahkan pusat perbelanjaan mengharuskan setiap orang untuk melakukan pengecekan tubuh” terang Irun, begitu sapaan akrabnya.

Namun tidak banyak pengukuran suhu yang memiliki kemampuan untuk otomatisasi menyimpan data. Penggunaan Thermogun juga memerlukan pegawai atau penjaga keamanan dalam proses pengecekan suhu tubuh, serta sering terjadi error pada saat pengukuran.

Irun beserta tim menemukan solusi pengganti Thermogun, yaitu dengan menggunakan kamera termal, dengan prinsip menggunakan sinar inframerah. Perbedaan thermogun dengan kamera termal adalah mengukur suhu dengan daerah persebaran seluruh area kepala sehingga sampel yang didapatkan menjadi lebih baik.

Irun mengatakan bahwa pihaknya ingin mengembangkan perangkat pembacaan suhu yang memiliki fungsi lebih luas lagi karena salah satu parameter penting dalam berbagai sektor seperti kesehatan, manufaktur dan agrikultur.

Prototipe ini juga direncanakan akan menggunakan AI dalam meningkatkan kinerja sensor. Sehingga inovasi ini mempunyai keunggulan menghasilkan kamera termal yang lebih ekonomis dengan kualitas yang lebih baik.

Sementara Dedy Agung dan Miftahol Arifin, masing – masing mengembangkan prototipe dengan judul “Pengembangan Prototipe Aplikasi Sistem Monitoring Banjir dengan Internet of Things” dan “DigiMove : Prototipe Kontrol Kualitas dalam Transportasi Produk Makanan Segar”.

Ketiganya mendapatkan pengumuman resmi dari Kemendikbud pada tanggal 4 Agustus 2023. 

Irun mewakili seluruh kelompok berharap bahwa prototipe yang dibuat oleh dosen ITTP bisa berkembang.

“Semoga menjadi produk yang layak jual dan bisa dimanfaatkan untuk banyak pihak. Sehingga bisa membentuk perusahaan rintisan” jelas Irun.

Editor :

Silvia VM.

Komentar

Maaf, Anda tidak bisa menulis komentar di post ini

Baca Berita terkait