Lokakarya dan Abdimas

Guna meningkatkan kompetensi  dalam  penelitian dan pengabdian  masyarakat, seluruh  Dosen  Institut Teknologi  Telkom Purwokerto  mengikuti  lokakarya  penelitian  dan  abdimas (Pengabdian  Masyarakat). Lokakarya  diselenggarakan  oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IT Telkom Purwokerto, bertempat  di Gedung IoT 101-103, Jumat (16/11).

Lokakarya dan Abdimas

Lokakarya  yang diselenggarakan di kampus ITTP mengundang  narasumber  langsung  dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) KemenRistekdikti (Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi) Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, M.Sc., yang  memiliki banyak  pengalaman  dibidang riset.

Pengalaman Riset Harus Dikembangkan

Lokakarya dan Abdimas

Rektor Institut Teknologi Telkom Purwokerto Dr. Ali Rokhman M.Si., yang datang beserta  jajarannya, mengatakan, kedatangan  Prof. Ocky  harus   benar – benar  diserap  ilmunya  oleh  kita  semua  selaku  Dosen atau seorang pengajar. Pengalamannya  dalam  riset  harus  diikuti, dikembangkan, serta  tak lupa untuk  diimplementasikan  dalam  beragam  penelitian  yang  akan  dilakukan di kemudian hari. “Salah  satu  aspek  keberhasilan  setiap  perguruan  tinggi  terletak  pada  keberhasilan  mereka  dalam hal Publikasi Ilmiahnya, sehingga  saya  harapkan teman – teman  setelah  mengikuti  kegiatan  lokakarya  memotivasi  dalam  membuat publikasi  ilmiah  baik  terindeks  nasional, bahkan jurnal Internasional, selain  dapat  meningkatkan  kualitas  dari  kemampuan Dosen dalam menulis jurnal ilmiah, juga bisa mendorong dan  meningkatkan  keberadaan  kampus  tersebut,” katanya.

Lokakarya dan Abdimas

Prof. Dr. Ocky Karna Radjasa, M.Sc., Ph.D  selaku menjelaskan, permasalahan yang dihadapi  oleh  para  periset  khususnya  yang dialami oleh para Dosen di Indonesia  terletak  di wadah penyaluran karya ilmiahnya, wadah untuk melakukan publikasi ilmiah di Indonesia  masih sangat minim, sehingga  kita  dalam  persaingan publikasi ilmiah masih terus berbenah, harapannya  kita  menjadi  yang terbaik di kawasan Asia  Tenggara, secara kualitas  sebenarnya  Inovasi  dari  para periset  sangatlah  tinggi, cuma wadahnya saja yang harus segera berbenah. Pertama kali saya datang ke kampus Institut Teknolgi Telkom Purwokerto sangat berkesan ya, antusias dari rekan – rekan dosen sangat tinggi, terlihat hampir seluruh ruangan dihadiri oleh dosen – dosen Institut Teknologi Telkom Purwokerto. “Saya harap semua  bisa termotivasi dari apa yang saya sampaikan, sangat siap sekali jika diminta kembali untuk berkolaborasi dalam halnya riset dan program pengabdian masyarakat, misalnya penelitian di daerah 3T (terluar, Teringgal, dan Terdepan) ini menjadi salah satu riset yang potensial, sehingga alokasi dari penelitian untuk hibah cukup besar dari penelitian pada umumnya, harapannya  rekan dosen ITTP bisa ikut berpartisipasi  dengan membuat roadmap penelitian yang inovatif dan kreatif, saya yakin kalian pasti bisa, apalagi rekan Dosen di ITTP masih muda – muda ya,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.